
Dua siswa MTsN 2 Bungo, Said Alfariz dari kelas VIII F dan Putri Davina dari kelas VIII E, berhasil melaju ke babak final ajang Putra Putri Batik Bungo 2025. Keduanya terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat dan tampil menonjol di antara puluhan peserta lain.
Ajang Putra Putri Batik Bungo 2025 merupakan bagian dari Festival Batik Bungo yang digelar di Lapangan Semagor Bungo. Festival ini diadakan untuk memperingati sekaligus melestarikan warisan budaya batik khas daerah Bungo. Kegiatan tersebut rutin menjadi agenda tahunan yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Bungo.
Said Alfariz dan Putri Davina menunjukkan bakat, pengetahuan tentang batik, serta kemampuan komunikasi yang baik sejak tahap awal seleksi. Penampilan percaya diri mereka mendapat perhatian dari dewan juri dan penonton, sehingga keduanya berhasil masuk ke babak final.
Guru pembimbing, Atikah Suryani Ulfah, S.Pd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kedua siswa tersebut. "Kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak ini. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama madrasah. Semoga mereka mampu memberikan penampilan terbaik dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya," ujar Atikah.
Dukungan dan doa terus mengalir dari seluruh guru serta siswa MTsN 2 Bungo. Kepala Madrasah, Drs. H. Zaharudin, juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada para finalis. Ia berharap Said dan Putri tetap rendah hati, bersemangat, dan menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk pengembangan diri.
Keikutsertaan Said Alfariz dan Putri Davina di final Putra Putri Batik Bungo 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MTsN 2 Bungo, tetapi juga menjadi wujud partisipasi generasi muda dalam melestarikan budaya lokal. MTsN 2 Bungo optimistis dapat mengukir prestasi gemilang melalui ajang ini, sekaligus mendorong siswa lain untuk terus berprestasi dan mencintai budaya daerah.
|
343x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...