MTsN 2 BUNGO
A. Sejarah Singkat
Berdirinya Sekolah
Adapun sejarah
berdirinya MTsN 2 Bungo adalah sebagai berikut: Sebelum tahun 1970 di desa
Tanjung Gedang terdapat sebuah PGAP 4 tahun yang masih berstatus swasta. PGAP
ini berdiri di lahan wakaf dari keluarga H. Pandi. Pada tahun 1972 PGAP ini
berubah status menjadi PGAP Negeri yang dipimpin oleh Bapak Martunis. Adapun
beberapa tenaga pengajar PGAP Negeri Tanjung Gedang saat itu antara lain :
Martunis
Abdul
Aziz
Samsudin
AR
Abdullah
HU
Dan
lainnya
Seiring perjalanan
waktu, Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Bapak Letnan Jenderal TNI H.
Alamsjah Ratoe Perwiranegara, PGAP Negeri ini berganti nama kembali menjadi
MTsN Muara Bungo. Pada tahun 1978 MTsN Muara Bungo mengalami relokasi ke
Komplek Perumnas Rimbo Tengah dengan pimpinan Madrasah yang baru yakni Bapak
Abu Bakar Bey, S. Ag. Pada tahun 2016 berganti nomenklatur menjadi MTsN 2 Bungo
Hingga saat ini MTsN
2 Bungo telah dipimpin oleh Kepala Madrasah sebanyak 9 orang yaitu:
Bakar
Bey, S. Ag. : 1978 s.d 1989
Abdullah
HU, BA : 1989 s.d 1997
Syafril
Mawis, Ag : 1997 s.d 2004
Asy’ary
: 2004 s.d 2010
Anwar
HB, S. Pd. I : 2010 s.d 2012
Amri,
AM., S. Ag., M. I : 2012 s.d 2014
Drs.H.Sobki
: 2014 s.d 2020
Syopriadi,S.Ag
: 2020 s.d 2023
Drs.Zaharudin
: 2023 s.d Sekarang
MTsN 2 Bungo dalam
kegiatan pembelajarannya menitikberatkan pada pendidikan akhlak, prestasi di
bidang keagamaan dan peningkatan life skill peserta
didik, dengan tidak mengenyampingkan prestasi di bidang akademik.Gedung yang
dimiliki MTsN 2 Bungo terdiri dari 5 gedung dengan jumlah ruang sebanyak 19
ruang dengan rombongan belajar 17 kelas. . Disamping itu telah banyak pula
prestasi yang diraih baik bidang akademis maupun non akademis. Semua itu tidak
lepas dari partisipasi dan dukungan yang baik dari pihak pemerintah, orang tua
siswa serta masyarakat sekitar madrasah.
B. Visi, Misi,
Nilai-Nilai Organisasi
a. Visi MTs N 2 Bungo
adalah “Terwujudnya insan yang berakhlak mulia, terampil dan unggul dalam
pembelajaran”
b. Misi MTs N 2 Bungo
yaitu:
Menumbuh kembangkan
penghayatan terhadap agama, budaya, dan budi pekerti yang menjadi sumber
kearifan dalam bertindak.
Melaksanakan
pembelajaran, bimbingan dan pelatihan secara efektif, efisien dan
berkesinambungan sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang optimal
sesuai dengan potensi yan
Mengembangkan
kegiatan ekstrakurikuler dalam bidang kesenian, olahraga, keterampilan,
Memberikan bekal
pengetahuan dan keterampilan kepada seluruh siswa untuk dapat digunakan dalam
kehidupan bermasyarakat.
Membina kegiatan
ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan kepribadian maupun pengembangan
prestasi
Meningkatkan
kompetensi dan profesionalisme guru dan tenaga administrasi sehingga kualitas
pembelajaran dan kualitas pelayanan menjadi lebih baik
Menumbuh kembangkan
etos berbakti kepada seluruh warga sekolah
Menciptakan kondisi
pola hidup sehat melalui dari bebas rokok sampai obat terlarang lainnya
Membangun citra
positif masyarakat kepada
Menyediakan sarana
dan prasarana yang memadai
Menciptakan suasana
madrasah yang kondusif
Meningkatkan
kesadaran seluruh warga sekolah untuk melaksanakan program 7K, (Kebersihan,
Ketertiban, Kerapian, Keindahan, Kenyamanan, Keamanan dan Kekeluargaan)
sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif dan produktif.
C. Nilai-Nilai
Organisasi
Integritas adalah
keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan
Indikasi positif dari nilai yang satu ini adalah bertekad dan berkemauan untuk
berbuat yang baik dan benar; berpikiran positif, arif, dan bijaksana dalam
melaksanakan tugas dan fungsi; mematuhi peraturan perundang – undangan yang
berlaku; menolak korupsi, suap, atau gratifikasi. sedangkan Indikasi negatifnya
adalah melanggar sumpah dan janji pegawai/jabatan, melakukan perbuatan rekayasa
atau manipulasi dan; menerima pemberian dalam bentuk apapun di luar ketentuan.
Profesionalitas
adalah bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik.
Indikasi Positif dari nilai profesionalitas adalah melakukan pekerjaan sesuai
kompetensi jabatan; disiplin dan bersungguh – sungguh dalam bekerja; melakukan
pekerjaan secara terukur; melaksanakan dan menyelesaikan tugas tepat waktu dan;
menerima reward and punishment sesuai dengan Indikasi negatifnya adalah
melakukan pekerjaan tanpa perencanaan yang matang; melakukan pekerjaan tidak
sesuai dengan tugas dan fungsi; malas dalam bekerja; melakukan pekerjaan dengan
hasil yang tidak sesuai dengan standar.
Inovasi adalah
menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik. Indikasi
positifnya adalah selalu melakukan penyempurnaan dan perbaikan berkala dan
berkelanjutan; bersikap terbuka dalam menerima ide – ide baru yang konstruktif;
meningkatkan kompetensi dan kapasitas pribadi; berani mengambil terobosan dan
solusi dalam memecahkan masalah dan; memanfaatkan tekhnologi informasi dan
komunikasi dalam bekerja secara efektif dan efesien. Indikasi negatifnya adalah
merasa cepat puas dengan hasil yang dicapai; bersikap apatis dalam merespons
kebutuhan stakeholder dan user; malas belajar, bertanya, dan berdiskusi dan;
bersikap tertutup terhadap ide – ide
Tanggung Jawab adalah
bekerja secara tuntas dan konsekuen. Indikasi positifnya adalah menyelesaikan
pekerjaan dengan baik dan tepat waktu; berani mengakui kesalahan, bersedia
menerima konsekuensi, dan melakukan langkah – langkah perbaikan; mengatasi masalah
dengan segera dan; komitmen dengan tugas yang diberikan. Sementara indikasi
negatifnya adalah lalai dalam melaksanakan tugas; menunda – nunda dan/atau
menghindar dalam melaksanakan tugas; selalu merasa benar dan suka menyalahkan
orang lain; menolak resiko atas hasil pekerjaan; memilih – milih pekerjaan
sesuai dengan keinginan pribadi dan; menyalahgunakan wewenang dan tanggung
Keteladanan adalah
menjadi contoh yang baik bagi orang lain. Indikasi positifnya, berakhlak
terpuji; memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, penuh keramahan, dan
adil; membimbing dan memberikan arahan kepada bawahan dan teman sejawat dan;
melakukan pekerjaan yang baik dimulai dari diri sendiri. Indikasi negatifnya,
berakhlak tercela; melayani dengan seadanya dan sikap setengah hati;
memperlakukan orang berbeda–beda secara subjektif; melanggar peraturan
perundang–undangan dan; melakukan pembiaran terhadap bentuk
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...