
MUARA BUNGO – Suasana lapangan MTsN 2 Bungo pada pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Jika biasanya riuh dengan suara candaan santai, kali ini riuh rendah tersebut berubah menjadi gelak tawa sekaligus decak kagum saat mendengarkan tausiyah dari Bapak Ruslan, S.Ag.
Membawakan tema "Kemuliaan Bulan Suci Ramadhan", Pak Ruslan berhasil memecahkan suasana kaku yang biasanya menyelimuti acara ceramah formal. Dengan gaya penyampaian yang asik, interaktif, dan diselingi guyonan khasnya, para siswa tampak betah duduk berlama-lama di bawah sinar matahari pagi.
Banjir Hadiah di Tengah Lapangan
Daya tarik utama dari kegiatan ini bukan hanya pada materinya, melainkan metode kuis dadakan yang dilemparkan Pak Ruslan. Beliau tidak ragu memanggil siswa yang berani untuk maju dan menjawab pertanyaan seputar keutamaan bulan puasa.
Interaksi Langsung: Siswa yang berani menjawab tantangan langsung mendapatkan apresiasi.
Hadiah Simbolis: Meski berupa "hadiah kecil", raut wajah bahagia terpancar dari para siswa yang berhasil membawa pulang kenang-kenangan langsung dari sang guru.
Antusiasme Tinggi: Suasana semakin memanas saat para siswa saling berebut tunjuk jari untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar rukun puasa hingga amalan sunnah di bulan Ramadhan.
Pesan Mendalam di Balik Canda
Di balik keseruan tersebut, Pak Ruslan tetap menekankan pesan inti bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.
"Ramadhan itu sekolah karakter. Kita belajar sabar, belajar jujur, dan yang paling penting belajar menghargai waktu," ujar beliau di sela-sela ceramahnya.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar MTsN 2 Bungo. Ternyata, belajar agama bisa jadi sangat menyenangkan jika dibawakan dengan hati dan sedikit humor yang tepat.
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...