
Bungo Ada pemandangan menarik yang sarat akan nilai karakter usai pelaksanaan doa bersama dalam rangka penyembelihan 1 ekor sapi kurban di MTsN 2 Bungo. Setelah khidmat memanjatkan doa di teras musala, seluruh keluarga besar madrasah yang terdiri dari majelis guru, staf, langsung menerapkan budaya antre yang sangat tertib saat sesi pengambilan nasi/konsumsi siang bersama.
Pantauan di lokasi menunjukkan tidak ada aksi berdesakan maupun saling mendahului. Seluruh panitia dan warga madrasah dengan kesadaran tinggi membuat barisan memanjang yang rapi, menunggu giliran masing-masing dengan sabar untuk menerima takaran konsumsi yang telah disediakan oleh tim konsumsi madrasah.
Budaya antre yang tertib ini sengaja ditekankan dan dipraktikkan langsung oleh jajaran pimpinan serta guru sebagai bentuk implementasi nyata dari pendidikan karakter yang selama ini diajarkan kepada para siswa. Madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu di dalam kelas, tetapi juga wadah pembentukan akhlak dan kedisiplinan di kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 2 Bungo menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pemandangan yang menyejukkan tersebut. Menurut beliau, ketertiban dalam mengantre mencerminkan tingkat kenyamanan bekerja, saling menghargai sesama, dan kematangan karakter warga madrasah.
"Ibadah kurban mengajarkan kita ketaatan, dan mengantre mengajarkan kita kedisiplinan serta keadilan. Saya sangat bangga melihat seluruh keluarga besar MTsN 2 Bungo, baik guru maupun siswa yang membantu, bisa membudayakan antrean yang tertib, rapi, dan sabar. Ini adalah contoh kecil dari integritas yang harus terus kita pertahankan
Suasana makan siang bersama pun berlangsung dengan penuh kehangatan, keakraban, dan rasa kekeluargaan yang erat, memperkokoh ukhuwah islamiyah di antara sesama warga MTsN 2 Bungo sebelum mereka melanjutkan agenda pendistribusian daging kurban ke masyarakat.
|
8x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...