
JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui akun media sosial resminya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran informasi palsu (hoaks) yang mencatut nama institusi maupun pejabat negara.
Baru-baru ini, beredar sebuah konten video di platform digital—salah satunya diunggah oleh akun kusuma_lovers_007_official—yang menampilkan potongan video Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Video tersebut disertai narasi teks yang sangat menyesatkan, berbunyi: "Kementrian Agama Nasarudin Umar Menjelaskan, 'Korupsi Yang di Lakukan Secara Syariah dan Prosedur Yang Tepat, Itu AMAN'".
Klarifikasi Resmi Kemenag
Menanggapi hal tersebut, pihak Kemenag dengan tegas menyatakan bahwa narasi tersebut 100% HOAKS dan merupakan bentuk disinformasi yang disengaja dengan cara memotong atau memelintir konteks pernyataan asli.
Melalui infografis resminya, Kemenag meluruskan bahwa Kementerian Agama tidak pernah mengeluarkan pernyataan atau pembenaran apa pun terkait tindakan korupsi, apalagi mengaitkannya dengan istilah "syariah".
"Hati-hati informasi hoaks. Dapatkan info akurat hanya dari website dan media sosial resmi Kemenag RI," tulis pihak Kemenag dalam imbauan resminya.
Ajakan untuk Saring Sebelum Sharing
Masyarakat diminta untuk tidak ikut menyebarkan, memberikan komentar, maupun menyukai (like) konten-konten disinformasi serupa karena dapat memicu salah paham di tengah publik.
|
5x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...