
JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, pemerintah menggelar acara Zikir & Doa Kebangsaan bertajuk "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Acara ini menjadi momen krusial dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga persatuan bangsa melalui keterlibatan para tokoh agama dari berbagai latar belakang kepercayaan.
6 Pemuka Agama Pembaca Doa Kebangsaan
Sebagai wujud keharmonisan dan kebhinekaan bangsa Indonesia, sebanyak 6 pemuka agama hadir secara berdampingan untuk memimpin pembacaan doa kebangsaan demi keselamatan, kedamaian, serta kemakmuran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI):
H. Husni Ismail (Islam)
Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty (Kristen)
Rm. Fransiskus Yance Sengga (Katolik)
Bhikkhu Bhadranatha, Thera (Buddha)
Pinandita Gede Pastika (Hindu)
Xs. Budi S. Tanuwibowo (Konghucu)
Penguatan Nilai Kebangsaan dan Toleransi
Kehadiran para tokoh lintas agama ini menegaskan kembali nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang menjadi fondasi utama berdiri dan tegaknya NKRI.
Melalui doa bersama ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memanjatkan harapan agar Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur di usianya yang ke-81 tahun.
"Doa bersama ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus komitmen kita bersama sebagai warga bangsa untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman," ungkap panitia penyelenggara.
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...