
JAKARTA, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang kondusif, inklusif, dan ramah anak. Melalui sinergi tiga pilar utama—penguatan regulasi, penerapan Kurikulum Cinta, serta pembinaan guru secara berkelanjutan—Kemenag secara aktif mendukung Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA).
Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, yang menegaskan bahwa penciptaan ruang aman bagi anak tidak hanya terbatas pada area fisik madrasah atau pesantren, tetapi juga mencakup ekosistem keluarga dan masyarakat.
"Kementerian Agama telah mengambil sejumlah langkah teknis dari sisi regulasi, penguatan Kurikulum Cinta, serta pembinaan guru agar seluruh pihak dapat bersinergi menciptakan ruang yang nyaman dan aman bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang menjadi generasi emas," ujar Kamaruddin Amin di Jakarta.
Tiga Langkah Strategis Kemenag
Penguatan Regulasi Pendidikan: Kemenag mempertegas payung hukum dan kebijakan tata kelola lembaga pendidikan keagamaan guna memastikan perlindungan maksimal bagi anak dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun kekerasan seksual.
Implementasi Kurikulum Cinta: Bukan sebagai mata pelajaran baru, Kurikulum Cinta diintegrasikan ke dalam pembelajaran yang sudah ada. Kurikulum ini menekankan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, kedamaian, keberagaman, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Pembinaan dan Pelatihan Guru: Mendorong peningkatan kapasitas para pendidik dan Tenaga Kependidikan melalui pembinaan berkala. Guru dibekali pemahaman perspektif hak anak, deteksi dini potensi kekerasan, serta pendekatan pembelajaran berbasis rasa empati.
Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya juga menekankan bahwa madrasah dan pondok pesantren harus senantiasa menjadi tempat teraman bagi anak-anak Indonesia untuk menimba ilmu. Melalui kolaborasi antara Kemenag, kementerian/lembaga terkait, serta mitra media, langkah-langkah ini diharapkan mampu mewujudkan ekosistem pendidikan keagamaan yang humanis, moderat, dan berperspektif perlindungan anak.
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...